Jumat, 18 November 2011

PENGERTIAN MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN


1. PENGERTIAN MASYARAKAT

Berikut di bawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia.

1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.
2. Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
4. Menurut Paul B. Horton & C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.

2. SYARAT-SYARAT MENJADI MASYARAKAT
Masyarakat harus mempunyai syarat-syarat berikut :

1. Harus ada pengumpulan manusia, dan harus banyak, bukan pengumpulan binatang
2. telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama disuatu daerah tertentu
3. adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju pada kepentingan dan tujuan bersama.

Dipandang dari cara terbentuknya, masyarakat dapat dibagi dalam :
1. masyarakat paksaan, misalnya Negara, masyarakat tawanan, dan lain-lain
2. masyarakat merdeka, yagn terbagi dalam :

* masyarakat nature, yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan, suku, yagn bertalian dengan hubungan darah atau keturunan
* masyarakat kultur, yaitu masyarakat yang terjadi karena kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya koperasi, kongsi perekonomian, gereja dan sabagainya

3. PENGERTIAN MASYARAKAT PERKOTAAN

Masyarakat perkotaan sering disebut urban community. Pengertian masyarakatkota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta cirri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.

4. TIPE MASYARAKAT
Dipandang dari cara terbentuknya, masyarakat dapat dibagi dalam :

1. masyarakat paksaan, misalnya Negara, masyarakat tawanan, dan lain-lain
2. masyarakat merdeka, yagn terbagi dalam :
3. masyarakat nature, yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan, suku, yagn bertalian dengan hubungan darah atau keturunan
4. masyarakat kultur, yaitu masyarakat yang terjadi karena kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya koperasi, kongsi perekonomian, gereja dan sabagainya

5. CIRI-CIRI MASYARAKAT KOTA
Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat perkotaan, yaitu :

1. Kehidupan keagamaannya berkurang, kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memang kehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja.
2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada orang lain (Individualisme).
3. Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
4. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota.
5. Jalan kehidupan yang cepat dikota-kota, mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting, intuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.
6. Perubahan-perubahan tampak nyata dikota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar.

6. PERBEDAAN ANTARA DESAA DAN KOTA

Perbedaan desa dan kota:
1. jumlah dan kepadatan penduduk
2. lingkungan hidup
3. mata pencaharian
4. corak kehidupan sosial
5. stratifikasi sosial
6. mobilitas sosial
7. pola interaksi sosial
8. solidaritas sosial
9. kedudukan dalam hierarki administrasi nasional

7. HUBUNGAN DESA DAN KOTA

Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komonitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar diantara keduanya terdapat hubungan yang erat. Bersifat ketergantungan, karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota tergantung pada dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan bahan pangan seperti beras sayur mayur , daging dan ikan.
Salah satu bentuk hubungan antara kota dan desa adalah :

a). Urbanisasi dan Urbanisme
Dengan adanya hubungan Masyarakat Desa dan Kota yang saling ketergantungan dan saling membutuhkan tersebut maka timbulah masalah baru yakni ; Urbanisasi yaitu suatu proses berpindahnya penduduk dari desa ke kota atau dapat pula dikatakan bahwa urbanisasi merupakan proses terjadinya masyarakat perkotaan. (soekanto,1969:123 ).

b) Sebab-sebab Urbanisasi
1. Faktor-faktor yang mendorong penduduk desa untuk meninggalkan daerah kediamannya (Push factors)
2. Faktor-faktor yang ada dikota yang menarik penduduk desa untuk pindah dan menetap dikota (pull factors)

Hal – hal yang termasuk push factor antara lain :
1. Bertambahnya penduduk sehingga tidak seimbang dengan persediaan lahan pertanian,
2. Terdesaknya kerajinan rumah di desa oleh produk industri modern.
3. Penduduk desa, terutama kaum muda, merasa tertekan oleh oleh adat istiadat yang ketat sehingga mengakibatkan suatu cara hidup yang monoton.
4. Didesa tidak banyak kesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan.
5. Kegagalan panen yang disebabkan oleh berbagai hal, seperti banjir, serangan hama, kemarau panjang, dsb. Sehingga memaksa penduduk desa untuk mencari penghidupan lain dikota.

Hal – hal yang termasuk pull factor antara lain :
1. Penduduk desa kebanyakan beranggapan bahwa dikota banyak pekerjaan dan lebih mudah untuk mendapatkan penghasilan
2. Dikota lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan usaha kerajinan rumah menjadi industri kerajinan.
3. Pendidikan terutama pendidikan lanjutan, lebih banyak dikota dan lebih mudah didapat.
4. Kota dianggap mempunyai tingkat kebudayaan yang lebih tinggi dan merupakan tempat pergaulan dengan segala macam kultur manusianya.
5. Kota memberi kesempatan untuk menghindarkan diri dari kontrol sosial yang ketat atau untuk mengangkat diri dari posisi sosial yang rendah ( Soekanti, 1969 : 124-125 ).

8. ASPEK POSITIF DAN ASPEK NEGATIVE

Secara umum dapat dikenal bahwa suatu lingkungan perkotaan,seyogyanya mengadung lima unsur yang meliputi :

• Wisma;
• Karya;
• Marga;
• Suka;
• Penyempurnaan.

Fungsi tugas aparatur pemerintah kota harus ditingkatkan :
1. aparatur kota harus dapat menangani berbagai masalah yang timbul di kota.
2. kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan pengaturan tata kota harus dikerjakan dengan cepat dan tepat.
3. maslah keamanan kota harus dapat ditangani dengan baik.
4. dalam rangka pemekaran kota, harus ditingkatkan kerja sama yang baik antara pemimpin kota dengan para pemimpin daerah.

9. LIMA UNSUR LINGKUNGAN PERKOTAAN

1. Wisma : unsure ini merupakan bagian ruang kota yang dipergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya, serta untuk melangsungkan kegiatan-kegiatan sosial dalam keluarga. Unsure wisma ini menghadapkan :
* dapat mengembangkan daerah perumahan penduduk yang sesuai dengan pertambahan kebutuhan penduduk untu masa mendatang
* memperbaiki keadaan lingkungan perumahan yang telah ada agar dapat mencapai standar mutu kehidpan yang layak, dan memberikan nilai-nilai lingkungan yang aman dan menyenangkan
2. Karya : unsure ini merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatu kota, karena unsure ini merupakan jaminan bagi kehidupan bermasyarakat.
3. Marga : unsure ini merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untuk menyelenggarakan hubungan antara suatu tempat dengan tempat lainnya didalam kota, serta hubungan antarakota itu dengan kota lain atau daerah lainnya.
4. Suka : unsure ini merupakan bagian dari ruang perkotaan untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas hiburan, rekreasi, pertamanan, kebudayaan dan kesenian
5. Penyempurna : unsure ini merupakan bagian yang penting bagi suatu kota, tetapi belum secara tepat tercakup ke dalam keempat unsur termasuk fasilitas pendidikan dan kesehatan, fasiltias keagamaan, perkuburan kota dan jaringan utilitas kota.

10. FUNGSI EXTERNAL KOTA

Di pihak lain kota mempunyai juga peranan/fungsi eksternal, yakni seberapa jauh fungsi dan peranan kota tersebut dalam kerangka wilayah atau daerah-daerah yang dilingkupi dan melingkupinya, baik dalam skala regional maupun nasional. Dengan pengertian ini diharapkan bahwa suatu pembangunan kota tidak mengarah pada suatu organ tersendiri yang terpisah dengan daerah sekitarnya, karena keduanya saling pengaruh mempengaruhi.

11. PENGERTIAN DESA

Yang dimaksud dengan desa menurut Sutardjo Kartodikusuma mengemukakan sebagai berikut; Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan tersendiri. Menurut Bintaro, desa merupakan perwujudan atau kesatuan goegrafi ,sosial, ekonomi, politik dan kultur yang terdapat ditempat itu (suatu daerah), dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.

12. CIRI-CIRI DESA
Sedang menurut Paul H. Landis : Desa adalah pendudunya kurang dari 2.500 jiwa. Dengan ciri ciri sebagai berikut :

1. mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antara ribuan jiwa.
2. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan
3. Cara berusaha (ekonomi)adalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam seperti : iklim, keadaan alam ,kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.

13. CIRI –CIRI MASYARAKAT DESA

Dalam buku Sosiologi karangan Ruman Sumadilaga seorang ahli Sosiologi “Talcot Parsons” menggambarkan masyarakat desa sebagai masyarakat tradisional (Gemeinschaft) yang mebngenal ciri-ciri sebagai berikut :

1. Afektifitas ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta , kesetiaan dan kemesraan. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan tolong menolong, menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang lain dan menolongnya tanpa pamrih.
2. Orientasi kolektif sifat ini merupakan konsekuensi dari Afektifitas, yaitu mereka mementingkan kebersamaan , tidak suka menonjolkan diri, tidak suka akan orang yang berbeda pendapat, intinya semua harus memperlihatkan keseragaman persamaan.
3. Partikularisme pada dasarnya adalah semua hal yang ada hubungannya dengan keberlakuan khusus untuk suatu tempat atau daerah tertentu. Perasaan subyektif, perasaan kebersamaan sesungguhnya yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu saja.(lawannya Universalisme)

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat


PENGERTIAN PELAPISAN SOSIAL
Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat). Definisi sistematik antara lain dikemukakan oleh Pitirim A. Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Perwujudannya adalah adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, ada lapisan yang tinggi dan ada lapisan-lapisan di bawahnya. Setiap lapisan tersebut disebut strata sosialP.J. Bouman menggunakan istilah tingkatan atau dalam bahasa belanda disebut stand, yaitu golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi kemasyarakatan. Istilah stand juga dipakai oleh Max Weber.
TERJADINYA PELAPISAN SOSIAL
Terjadinya Pelapisan Sosial terbagi menjadi 2, yaitu:
– Terjadi dengan Sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena itu sifat yang tanpa disengaja inilah yang membentuk lapisan dan dasar dari pada pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat dimana sistem itu berlaku.
- Terjadi dengan Sengaja
Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.
Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara sengaja, mengandung 2 sistem, yaitu:
1) Sistem Fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.
2) Sistem Skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas ( Vertikal ).
study kasus :
pelapisan sosial pada kaum ningrat dengan kaum awam.
Kaum ningrat tidak di perbolehkan berhubungan dengan kaum awam dikarenakan perbedaan sosial.
PERBEDAAN SYSTEM PELAPISAN DALAM MASYARAKAT
Masyarakat terbentuk dari individu-individu. Individu-individu yang terdiri dari berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok social.
Masyarakat dan individu adalah komplementer dapat dilihat dalam kenyataan bahwa:
a) Manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya
b) Individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan menyebabkan perubahan
Ada beberapa pendapat menurut para ahli mengenai strafukasi sosial diantaranya menurut Pitirin A. Sorikin bahwa “pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat”.
Theodorson dkk berpendapat bahwa “pelapisan masyarakat adalah jenjang status dan peranan yang relative permanen yang terdapat dalam system social didalam hal perbedaan hak,pengaruh dan kekuasaan”.
Masyarakat yang berstatifikasi sering dilukiskan sebagai suatu kerucut atau piramida, dimana lapiasan bawah adalah paling lebar dan lapisan ini menyempit keatas.
B. Peelapisan sosial cirri tetap kelompok sosial
Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dari seluruh system sosial masyarakat kuno.
Didalam organisasi masyarakat primitifpun dimana belum mengenai tulisan. Pelapisan masyarakat itu sudah ada. Hal itu terwujud berbagai bentuk sebagai berikut:
a. Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajiban
b. Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak-hak istimewa
c. Adanya pemimpin yang saling berpengaruh
d. Adanya orang-orang yang dikecilkan diluar kasta dan orang yang diluar perlindungan hukum
e. Adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri
f. Adanya pembedaan standar ekonomi dan didalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum
Pendapat tradisional tentang masyarakat primitif sebagai masyarakat yang komunistis yang tanpa hak milik pribadi dan perdagangan adalah tidak benar. Ekonomi primitive bukanlah ekonomi dari individu-individu yang terisolir produktif kolektif.
TEORI TENTANG PELAPISAN SOSIAL
BEBERAPA TEORI TENTANG PELAPISAN SOSIAL
Pelapisan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelas :
• Kelas atas (upper class)
• Kelas bawah (lower class)
• Kelas menengah (middle class)
• Kelas menengah ke bawah (lower middle class)
Beberapa teori tentang pelapisan masyarakat dicantumkan di sini :
1) Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap Negara terdapat tiga unsure, yaitu mereka yang kaya sekali, mereka yang melarat sekali, dan mereka yang berada di tengah-tengahnya.
2) Prof. Dr. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. MA. menyatakan bahwa selama di dalam masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai.
3) Vilfredo Pareto menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Menurut dia pangkal dari pada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan, watak, keahlian dan kapasitas yang berbeda-beda.
4) Gaotano Mosoa dalam “The Ruling Class” menyatakan bahwa di dalam seluruh masyarakat dari masyarakat yang kurang berkembang, sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas pertama (jumlahnya selalu sedikit) dan kelas kedua (jumlahnya lebih banyak).
5) Karl Mark menjelaskan terdapat dua macam di dalam setiap masyarakat yaitu kelas yang memiliki tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyainya dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan jika masyarakat terbagi menjadi lapisan-lapisan social, yaitu :
a. ukuran kekayaan
b. ukuran kekuasaan
c. ukuran kehormatan
d. ukuran ilmu pengetahuan
KESAMAAN DERAJAT DAN PERSAMAAN HAK
Sebagai warga negara Indonesia, tidak dipungkiri adanaya kesamaan derajat antar rakyaknya, hal itu sudah tercantum jelas dalam UUD 1945 dalam pasal ..
1. Pasal 27
• ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemenrintahan
• ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan

2. Pasal 28, ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menyampaikan pikiran lisan dan tulisan.
3. Pasal 29 ayat 2, kebebasan memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara
4. Pasal 31 ayat 1 dan 2, yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran.
ELITE DAN MASSA
Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ikut terlibat dalam kepemimpinan, sebaliknya dalam masyarakat tertentu penduduk tidak diikut sertakan. Dalam pengertian umum elite menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Dalam arti lebih khusus lagi elite adalah sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.
Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan : “ posisi di dalam masyarakat di puncak struktur struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi, pemerintahan, aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaan dinas.” Tipe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. Dalam masyarakat industri watak elitnya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitive.
Di dalam suatu pelapisan masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kehijaksanaan. Mereka itu mungkin para pejabat tugas, ulama, guru, petani kaya, pedagang kaya, pensiunan an lainnya lagi. Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya.
Ada dua kecenderungan untuk menetukan elite didalam masyarakat yaitu : perama menitik beratakan pada fungsi sosial dan yang kedua, pertimbangan-pertimbangan yang bersifat mral. Kedua kecenderungan ini melahirkan dua macam elite yaitu elite internal dan elite eksternal, elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhubungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu, sopan santun dan keadaan jiwa. Sedangkan elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi berhubungan dengan problem-problema yang memperlihatkan sifat yang keras masyarakat lain atau mas depan yang tak tentu.Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spotnan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd,t etapi yang secara fundamental berbeda dengannyadalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku missal seperti mereka yang terbangkitkan minatnya oeleh beberap peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebgai dibertakan dalam pers atau mereka yang berperanserta dalam suatu migrasi dalam arti luas. Cirri-ciri massa adalah :
1. Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial, meliputi orang-orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda, dari jabatan kecakapan, tignkat kemakmuran atau kebudayaan yang berbeda-beda. Orang bisa mengenali mereka sebagai masa misalnya orang-orang yang sedang mengikuti peradilan tentang pembunuhan misalnya malalui pers
2. Massa merupakan kelompok yagn anonym, atau lebih tepat, tersusun dari individu-individu yang anonym
3. Sedikit interaksi atau bertukar pengalaman antar anggota-anggotanya
PENDAPAT : Kesamaan derajat adalah sifat perhubungan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik artinya orang sebagai anggota masyarakat mempunyai hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah negara.





Minggu, 23 Oktober 2011

Lee Sungmin "Si jago bela diri"


Lee sungmin adalah satu dari empat pilar vokal utama di super junior. Karena disebut pilar, maka jika sungmin tidak ada, vokal super junior akan terasa tidak utuh dan timpanag. Sungmin juga adalah merupakan kartu truf di super junior. Dia mampu mengisi kekosongan absen dari member lainnya. Seperti ketika donhae absen, sungmin langsung mengisi kekosongan sebagai penari utama, meskipun dia tidak lupa tugasnya sebagai penyanyi utama. Cukup berat kan? Dan kalau mood-nya lagi bagus, sungmin bahkan bisa menampilkan trik ajaib atau mengghibur penonton dengan tarian topinya yang khas. Ini selalu dipertunjukkannya dimanapun. Memang, sungmin tidak seperti beberapa member super junior yang punya keahlian khusus. Meski demikian, sungmin tetap bisa melakukannya dengan sangat baik. Dirinya percaya bahwa kemampuannya itu memang belum dilatih secara serius. Makanya dia selalu menganggap dirinya saat ini bagaikan intan yang belum diasah. Dia sendiri akrab dengan julukan the pumkin prince karena dia suka banget makan labu manis. Sungmin termasuk orang yang ambisius dalam mengejar kariernya.dia percaya bahwa apa yang dia dapatkan saat ini adalah hasil dari kerja kerasnya. Selain itu, sungmin juga dikenal sebagai orang yang keras kepala, tetapi dalam arti positif. Dia juga mempunyai semangat yang pantang menyerah. Salah satu contohnya adalah dia rela berada berjam-jam di dalam studio, selesei latihan, demi untuk menyempurnakangerakan tarinya. Selain karena bakatnya, para ELF menyukai sungminkarena dia mempunyai senyum yang sangat manis dan imut. Giginya yang bertipe gigi kelinci ini juga tampak imut dan menuai perhatian, termasuk alis matanya yang melengkung indah saat dia tersenyum.
Sungmin dilahirkan dari keluarga yang kaya. Ayahnya adalah pemilik perusahaan sendbill di korea. Meskipun dilahirkan dari keluarga kaya dan semuanya serba ada, tetapi sungmin ternyata tidak menjadi pribadi yang manja dan suka bermalas-malasan. Dia dikenal sebagai pribadi yang membumi dan rendah hati. Dia sama sekali tidak peduli dengan kehidupan yang glamour. Ketika sudah selesei manggung, sungminpun kembali ke kehidupannya yang tenang. Meniik masa kecilnya, selain bersekolah, sejak kecil hari-harinya sudah disibukkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya mengikuti pelatihan bela diri. Nah, inilah yang membantu membentuk karakter dan kekuatan fisik sungmin di masa depan. Sebagai remaja yang tumbuh dengan setumpuk impian yang menjulang tinggi, sungmin juga mencoba berbagai ajang yang menyediakan kesempatan dimana dia suatu saat bisa mewujudkan mimpi-mimpinya tersebut. So, pada 2001 sungmin mencoba berbagai mengikuti audisi SM youth best contest dan rupanya berhasil menjadi pemenangnya. Tidak hanya itu saja, dia juga meraih penghargaan the best outward appearance bersam donghae, teman satu grupnya di masa depan. Bersama-sama, mereka menandatangani kontrak dengan SM Entertainment dan mulai menerima pelatihan dalam menyanyi, menari, berakting.
Pada 2002, sungmin sempat ditempatkan dalam project grup R ‘n B dengan Xiah dan teman band-nya di masa depan yaitu si Eunhyuk. Bersama dengan typhoon, rose, dan attack, keenam anak ini membuat penampilan perdana mereka di televisidalam sebuah pertunjukan yang berjudul heejun vs kangta, pertempuran abad: pop vs rock. Moon hee-jun mengajari topan, rose, dan attack muncul sebagai anggota band rock bernama TRAX dan kemunculan perdana Xiah sebagai anggota TVXQ, sungmin dan Eunhyuk bergabung dengan sepuluh trainee lain dan membentuk grup super junior05. Sebuah cikal bakal boyband besar bernama super junior. Selama menapaki kariernya dengan super junior, sungmin telah dimasukkan ke dalam tiga subgrup, kelompok kecil bagian dari super junior. Pada februari 2007, sama seperti shindong, sungmmin, ditempatkan di super junior-T. Setahun kemudian, dia menjadi anggota super junior-happy. Pada 2011, dia juga ditempatkan sebagai salah satu dari dua anggota baru dari super junior-M bersama dengan eunhyuk.
Kemampuan beraktingnyapun cukup bagus, kendati di hanya singkat menjalani masa trainning-nya. Tentu, kembali lagi bakat yang besarlah mapu membuatnya bisa dalam posisi ini. Sungmin memerankan sosok young kang dong-shin dalam drama MBC sisters of the sea pada awal tahun 2005, tepat sebelum debut super junior. Setahun kemudian, sungmin tampil sebagai bintang tamu acara SBS di banjun theatre bertajuk finding lost time dan bermain di sekolah salah satu temannya, Micky. Film layar lebar pertama sungmin adalah film Super junior Attack on the pin-Up boys, sebuah film garapan perdan SM dan tayang untuk pertama kalinya pada bulan juli 2007. Dia memainkan peran seorang anak sekolahan yang keren kemudian diserang oleh seorang penjahat yang tidak diketahui. Pada awal 2008, sungmin berpartisipasi dalam setebngah jam drama pendek superj junior dengan leeteuk. Sungmin membintangi sebagai dirinya sendiri, anggota kelompok super junior-T yang populer yang terus menerus dibayangi oleh anggotanya.
Suka dengan bentuk kekerasan bukan berarti tidak berhati lembut. Dan itu berlaku pada cowok  yang punya julukan Pumpkins prince ini. Ya, sungmin ternyata menggilai wrna pink. Hampir seluruh barang kepunyaanya adalah warna pink. Dari koleksi baju hingga pernak-pernik kecil yang berserakan di dalam kamar maupun ruang pribadi semuanya berwarna merah jambu. Tak segan pula dia memamerkan semua koleksinya itu pada media. Dalam satu tayangan yang bisa disaksikan lewat youtube, sungmin tampil dengan baju warna pink, tas pink, notepad, pulpen, gantungan handphone, chasing handphone semuanya berwarna pink. Soal warna pink, dia memang maniak. Tak peduli dengan kualitas atau desain barang apapun, as long as they’re pink, dia pasti akan membelinya, pernah suatu kali sungmin ingin mengubah gaya penampilannya dan bertekad tidak ingin memakai warna pink. Tetapi, niatan ini urung begitu melihat semua isi lemarinya yang semuanya serba warna pink. Waa, dia langsung membatalkan niatnya, dia pernah mengejutkan fansnnya saat mengaku dirinya tidur mengenakan gaun wanita berwarna pink. Meski sering dianggap cewek karena sifatnya yang feminim, tetapi sungmin berbeda dengan member super junior lainnya seperti donghae dan wookie yang suka menitikkan air mata. Sungmin justru sangat susah dibuat teharu dan menangis. Ketika semua member tidak kuat menahan haru saat menyanyikan lagu “Marry U”, ekspresi sungmin tetap cool. Dan juga jangan cepat tertipu oleh image feminimnya, karena jangan lupa, sungmin jago bela diri.
Lee Sungmin, cowok ini berasal dari keluarga berada, dan telah lama ia ingin menjadi seorang artis. Lee Sungmin merupakan keturunan pemilik perusahaan Send A Bill. Dulu dia mengikuti audisi yang diselenggarakan SM Entertainment, ia lolos karena mempunyai bakat terpendam. Berkat talentanya, Sungmin menjadi The Best Vocal in Super Junior dan The Best Dancer in Super Junior. Selama Super Show 2, Sungmin bersama Yesung disibukkan dengan drama musikal, Hong gil dong. Sungmin mengisi suara dalam drama itu. Kualitas suara yang dimiliki Sungmin terbilang baik, karena itu dia biasa disandingkan dengan sub grup Super Junior K.R.Y dalam lagu “What If” yang terdapat dalam album ketiga mereka.
Mempunyai enam kakak dan enam adik di Super Junior menjadikan dirinya sebagai eternal member. “Aq sebagai eternal tidak boleh terbawa suasana. Di saat mereka menangis, aq harus bisa menahan air mata. Tetapi di saat mereka tertawa, aq juga merasakan kebahagiaan itu.” Sungmin pun mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang bersamanya melewati setiap momen.
Pada sebuah kesempatan Sungmin berkata, “Aq mau ambil bagian dalam setiap acara, karena aq tidak mau berdiam diri lagi. Aq ingin berekspresi sebebas-bebasnya.” Mungkin ini yang dinamakan dengan penderitaan eternal. Sungmin yang berada di posisi ini merasa dirinya harus bisa bersikap netral, karena itu dalam setiap acara yang mendatangkan Sungmin sebagai bintang tamu, dapat dilihat kalau ia hanya tersenyum, menjadi agak pendiam, mengalah dan tidak banyak bicara. tapi setelah semua kegiatan Super Junior berakhir, Sungmin pernah bilang, “Aq ingin banyak artikel membahas tentangku kelak.” Karena efek menjadi anak tengah, Sungmin tidak mendominasi kakak-kakaknya maupun adik-adiknya. Ia bisa menjadi sahabat sejati bagi keluarganya, karena selalu berusaha untuk netrel. Dulu Sungmin dan Kangin pernah terlibat dalam suatu masalah sehingga sempat timbul jarak di antara mereka.
Ketika penampilan para idola di MBC ‘Idol Athletics Sports Competition’ pada hari ini, tepatnya tanggal 27 Agustus bertempat di Seoul Jamsil Stadium, artis Baek Cheong Kang terluka ketika kompetisi berlari, dan siapakah orang pertama yang menolongnya? Di episode MBC ‘Idol Athletics Sports Competition’, banyak idola yang ikut serta seperti  Super Junior, SHINee, SISTAR, Miss A, MBLAQ, Infinite, ZE:A, T-ARA, G.NA, Teen Top, Hwan Hee, Davichi, Min Gyeong Hoon, Boyfriend, B1A4, MM, TRAX Jungmo, 8Eight Lee Hyun, Five Dolls, Brave Girls, X-Cross, Rania, FinK.L, Dalshabet, Dalmatian, Sunny Hill, Nine Muse, Baek Cheong Kang, David Oh, Kwon Rise, No Jihoon, dan Kim Kyeongjin serta idola lainnya yang hanya menonton saja (di sini Yesung dan Heechul datang untuk menonton sepertinya). Bagaimanapun pasti ada saja beberapa artis yang terluka saat pertandingan seperti Shindong dan Baek Cheong Kang. Dan satu kejadian yang pasti akan membuat tersentuh setiap orang yang melihatnya, terutama Sungmin, Ia adalah satu peserta yang berlari bersama Baek Cheon Kang dan lainnya di lapangan, tetapi di tengah lintasan ternyata Baek Cheon Kang terjatuh, Sungmin yang saat itu dalam posisi berlari juga sama sepertinya malah menghentikan niatnya sampai garis finish, Ia lebih mementingkan orang yang terjatuh tersebut untuk di tolongnya, Ia kembali berbalik ke belakang untuk melihat keadaannya. Lalu di bantu Leeteuk yang dari pinggir lapangan membantunya berdiri. Walaupun hari ini program tersebut sudah di rekam tetapi baru akan di tayangkan pada 13 September mendatang.

Jumat, 21 Oktober 2011

PENGERTIAN INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT


1)  Pengertian Individu

Individu berasal dari kata latin, “individuum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, demikian pendapat Dr. A. Lysen.

MAKNA INDIVIDU :
Manusia adalah makhluk individu,berarti makhluk yang tidak dapat di bagi 2,tidak dapat
dipisah-pisah kan antara jiwa dan raganya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan :
· Pendirian Nativistik : Pertumbuhan yang dibawa sejak lahir
· Pendirian Empiristik & Environmentalistik: Pertumbuhan dipengaruhi lingkungan
· Pendirian konvergensi & Interaksionisme: Pertumbuhan yang dibawa sejak lahir dan di pengaruhi lingkungan.

Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.

1. Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama

2. Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan

3. Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.

4. Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok social yang sering disebut masyarakat

2) Pengertian Keluarga 
 Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga. 
Menurut Departemen Kesehatan RI (1998) :
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Menurut Salvicion dan Ara Celis (1989) :
Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.

Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pda hasrat atau nafsu berkuasa.


Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itub untuk memuliakan masing-masing anggotanya.

3) Pengertian Masyarakat
Masyarakat adalah sejumlah manusia yang merupakan satu kesatuan golongan yang berhubungan tetap dan mempunyai kepentingan yang sama.Seperti; sekolah, keluarga,perkumpulan, Negara semua adalah masyarakat
Dalam ilmu sosiologi kita mengenal ada dua macam masyarakat, yaitu masyarakat paguyuban dan masyarakat petambayan.Masyarakat paguyuban terdapat hubungan pribadi antara anggota- anggota yang menimbulkan suatu ikatan batin antara mereka.Kalau pada masyarakat patambayan terdapat hubungan pamrih antara anggota-angota nya.
Manusia merupakan makhluk yang memiliki keinginan untuk menyatu dengan sesamanya serta alam lingkungan di sekitarnya. Dengan menggunakan pikiran, naluri, perasaan, keinginan dsb manusia memberi reaksi dan melakukan interaksi dengan lingkungannya. Pola interaksi sosial dihasilkan oleh hubungan yang berkesinambungan dalam suatu masyarakat.
A.   Arti Definisi / Pengertian Masyarakat
Berikut di bawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia:
a. Menurut Selo Sumarjan (1974) masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang
menghasilkan kebudayaan

b. Menurut Koentjaraningrat (1994) masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi
menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.

c. Menurut Ralph Linton (1968)
masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.

d. Menurut Karl Marx, masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi

e. Menurut Emile Durkheim, masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.